1. pindah directory terlebih dulu
pmr02@pmr02:~$ sudo su – root
root@pmr02:~# su – oracle
oracle@pmr02:~$
oracle@pmr02:~$ cd $ORACLE_HOME/bin
oracle@pmr02:/u01/app/oracle/product/11.1.0/db_1/bin$ pwd
/u01/app/oracle/product/11.1.0/db_1/bin
Ubuntu Automatic Startup – Shutdown database ORACLE 11g
20 Aug1. pindah directory terlebih dulu
pmr02@pmr02:~$ sudo su – root
root@pmr02:~# su – oracle
oracle@pmr02:~$
oracle@pmr02:~$ cd $ORACLE_HOME/bin
oracle@pmr02:/u01/app/oracle/product/11.1.0/db_1/bin$ pwd
/u01/app/oracle/product/11.1.0/db_1/bin
Kabel UTP dengan 4 kabel
10 AugBeberapa hari yang lalu, ada seseorang yang minta bantuan / saran, pemasangan kabel jaringan (LAN) dan telepon jadi satu kabel UTP Cat 5, awalnya shock juga, karena nggak pernah alami hal itu.
Lebih hebatnya lagi teknisi / tukang bangunannya sudah menarik kabel dari kamar – kamar yang ada di lantai 2 ke ruang PABX dan dengan sesuka hatinya membagi kabel menurut seleranya (nggak pakai standard EIA/TIA).
Dengan menambah kabel lagi sudah nggak mungkin lagi, karena bangunan sudah dalam tahap finisihing.
Karena ingin tahu (dari pada nggak bisa tidur……..), saya mencoba melakukan test kecil – kecilan
1. dengan menggunakan kabel UTP Cat 5 dengan panjang 2 meter dimana saya susun ngawur, kemudian karena saya tahu bahwa kabel yang digunakan Pin nomor 1-2-3-6, kemudian sedemikian rupa saya putus kabel untuk pin nomor 4-5-7-8.
hasilnya :
a. saya test dengan menggunakan LAN TESTER (alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel) : ok
b. saya test ping (saya sambungkan dengan switch hub, yang salah satu portnya juga terhubung dengan komputer lain) : ok
2. dengan menggunakan kabel UTP Cat 5 dengan panjang 20 meter dimana saya susun ngawur, kemudian karena saya tahu bahwa kabel yang digunakan Pin nomor 1-2-3-6, kemudian sedemikian rupa saya putus kabel untuk pin nomor 4-5-7-8.
hasilnya :
a. saya test dengan menggunakan LAN TESTER (alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel) : ok
b. saya test ping (saya sambungkan dengan switch hub, yang salah satu portnya juga terhubung dengan komputer lain) : hasil request time out, atau gatot (gagal total)
3. dengan menggunakan kabel UTP Cat 5 dengan panjang 20 meter dimana saya susun sesuai standard EIA/TIA, kemudian karena saya tahu bahwa kabel yang digunakan Pin nomor 1-2-3-6, kemudian sedemikian rupa saya putus kabel untuk pin nomor 4-5-7-8.
hasilnya :
a. saya test dengan menggunakan LAN TESTER (alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel) : ok
b. saya test ping (saya sambungkan dengan switch hub, yang salah satu portnya juga terhubung dengan komputer lain) : hasil reply
dengan 3 percobaan diatas, langsung ke TKP, setelah di-crimping dengan cara no 3 hasil OK
tapi saran saya, kalau nggak terpaksa jangan menggunakan trik ini, karena standard EIA/TIA yang sudah dibuat pasti punya maksud – maksud tertentu.
UTP = Unshielded Twisted Pair
UNSHIELDED = kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik.
TWISTED PAIR = di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral / saling berlilitan
2> Hijau
3> Orang-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Orange
7> Coklat-putih
8> Coklat
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat

