Apa beda Oracle DBA sama Oracle Developer

1 Mar

sumber : mailing list = indo-oracle@yahoogroups.com
peulis = yulius_wibowo@yahoo.com
saya sadur untuk menambah wawasan kita bersama

==============
A. Oracle DBA:
==============
0. Memahami konsep Oracle Database
(saya pakai nomor urut “0” karena ini sbg pondasi utamanya)
– Minimal istilah2 yg dipakai spt: instance, database, datafile, controlfile, log file, SGA, PGA,listener,…
Anda bisa memperlajarinya sendiri atau ikut kursus.

1. Instalasi software berikut patching dan upgradenya
contoh:
– Instalasi Oracle binary/software (pada server, mungkin juga pada client )
– Apply patch kalau ada bug
– Upgrade versi
– Optional: Migrasi ke platform yang berbeda
– Optional: Cloning (misal: dari lingkungan “production” ke “development”)

2. Konfigurasi Instance & Database
contoh:
– Penentuan nama instance, nama database
– Pengaturan besarnya memory (SGA, PGA, SharedPool, Buffer Pool,…)
– Pengaturan listener: service name,port number,… berikut start/stop-nya
– Pengaturan koneksi dari client dan atau dari server aplikasi (misal: dedicated atau shared server)
– Optional: Konfigurasi RAC, Standby database/Data Guard …
– …

3. Pengaturan struktur database, baik secara logical maupun physical
contoh:
Logical:
– Tablespace : alokasi besarnya tablespace, penentuan cara pengalokasian extentnya, pengaturan quotanya, …
– Segment : alokasi extent spt. table, index, materialized view, …
– …

Physical:
– Pengaturan lokasi, besar dan jumlah datafiles, tempfiles, logfiles, archived log files,…
– …

4. Pengaturan security
contoh:
– pembuatan user
– pembuatan role
– pengaturan privilege
– pengaturan profile
– pengaturan ekspirasi password
– pengaturan penggunaan resource (Resource Manager)
– pengaturan quota
– …

4. Performance Tuning
– Pengaturan optimizer di level instance
– Optimasi memory (shared pool, buffer pool, log buffer, SGA, PGA, …)
– Optimasi I/O (distribusi datafiles, log files)
– Monitoring performance: bisa manual pakai statspack, awr atau pakai Database Control/OEM
– …

5. Backup & Recovery
– Menentukan backup dan recovery strategy/plan
– Physical backup (offline/online)
– Logical backup (exp/imp, expdp/impdp)
– Recovery database jika terjadi kerusakan (comple recovery, incomplete recovery)
– Optional: Penentuan disaster recovery plan
– Optional: Penggunaan tools dari Oracle (RMAN) atau third-party tools utk backup/restore ke tape/disk
– …

6. Troubleshooting
– Masalah koneksi dari client ke database server, atau dari server aplikasi ke database server
– Masalah alokasi space kalau kurang
– …

7. Support user & developer
– Paham dan bisa menggunakan SQL & PL/SQL
– Membantu developer dalam hal tuning aplikasi (SQL atau PL/SQL)
– …

8. Bisa menggunakan tools di level OS sesuai dgn platform yg dipakai
contoh:
– UNIX/LINUX: ls, cp, ps, vmstat, ipcs,…
– Bisa buat shell script (biasanya dipakai utk tugas2 yg rutin)
– …

====================
B. Oracle Developer:
====================

– Menguasai SQL & PL/SQL serta tool-nya (minimal SQL*Plus)
– Paham akan konsep client/server dan atau N-Tier
– Diharapkan bisa menginstal Oracle Client software atau Oracle Developer (Forms/Report)
berikut konfigurasi utk dapat konek ke database server (minimal paham istilah tnsnames, sid, servicename, database)
– Optional: Kalau menggunakan Oracle Forms/Report: mengerti soal Oracle Application Server (Oracle HTTP Server(Apache), Servlet, JSP, CGI, OC4J,…)
– Optional: bisa menggunakan bahasa pemrograman lainya (Java/PHP/VB…)
– …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: